Kisah Pegasus Kudanya Para Pahlawan!

Kisah Pegasus – Di saat mendengar kata Pegasus, kemungkinan langsung tersirat di pikiranmu mengenai sosok kuda putih cantik yang punyai sayap. Tetapi sebetulnya, kayak apa sih hewan dari mitologi Yunani ini? Serta bagaimana hingga sampai Pegasus punyai sayap?

Kisah Pegasus Dalam Mitologi Yunani

Dalam mitologi Yunani, Pegasus satu ekor kuda jantan bersayap, putra Poseidon serta Medusa. Kejadian sampai pelukisan Pegasus banyak didapati dalam beberapa kreasi seni, baik Yunani, Romawi atau Mesopotamia.

Kejadian kelahiran Pegasus gak lepas dari Situs Judi Slot Online Bet Rendah Deposit Pulsa pertalian Poseidon serta Medusa. Waktu itu, Medusa diketahui jadi satu diantaranya dewi paling cantik yang diperebutkan banyak dewa. Hingga selanjutnya, Poseidon sukses menundukkan hati Medusa serta mengerjakan pertalian tubuh di kuil suci punya dewi Athena.

Mengenal hal semacam itu, Athena murka serta mengazab Medusa jadi makhluk menakutkan yang dimaksud Gorgon. Lantas, Perseus diutus untuk membunuh Medusa yang telah beralih jadi dewi punya rambut ular.

Kisah Pegasus

Pegasus Terkenal Dengan Sebutan “Teman Para Pahlawan”

Sehabis Perseus sukses memotong kepala Medusa, dia lalu membawakannya ke hadapan dewi Athena. Medusa yang tengah punya kandungan anak-anak dari Poseidon, lalu mendadak melahirkan Pegasus serta Chysaor waktu Perseus potong kepalanya.

Gak seperti ibunya yang jahat, Pegasus diketahui jadi makhluk yang menjadi rekan banyak pahlawan dalam mitologi Yunani. Antara lainnya merupakan Bellerophon orang pahlawan Yunani, yang diutus Raja Lycia untuk mengatasi monster Chimaera.
Di saat tengah istirahat di kuil Athena, si dewi ada dalam mimpi Bellerophon serta memberi tali kekang emas serta menujukkan letak Pegasus. Pegasus yang tengah minum dipinggir sungai, pada akhirnya dapat dijinakkan oleh Bellerophon serta dijadikanya tunggangan dalam membunuh monster Chimaera.

Sehabis sukses kalahkan Chimaera, Bellerophon berangkat ke pucuk gunung Olympus bersama Pegasus. Tapi, Zeus mengenal hal semacam itu serta jadi murka. Dia lalu memerintah serangga menusuk Pegasus. Bellerophon lantas jatuh. Untungnya, dia sukses ditolong oleh Athena, tapi dia jadi buta.

Berhasil Ke Olympus

Dalam kejadian itu, Pegasus sukses ke pucuk gunung Olympus serta berbicara banyak dewa, termaksud dewa Zeus. Dia lalu tinggal di gunung Olympus serta ditugaskan Zeus untuk membawakannya petir. Tidak hanya itu, Pegasus pula jadi tunggangan dewi fajar yang memiliki nama Eos.

Realitas Pegasus sesudah itu perihal kejadian antiknya. Katanya, tiap Pegasus menghentakan kakinya ke bumi nampaklah sumber mata air. Antara lainnya merupakan di Gunung Helikon, yang dimaksud Hippokrene (mata air kuda). Kecuali di Gunung Helikon, mata air Pegasus yang lain berada di Troezen.

Diceritakan pula kalau Pegasus bukan makhluk yang kekal. Mulai sejak tinggal di gunung Olympus, Pegasus lantas menikah dengan Euippe serta melahirkan banyak kuda terbang yang lain.

Zeus menjunjung Pegasus lantaran sudah melayaninya seisi hati. Zeus lantas memposisikan Pegasus antara rasi bintang. Rasi bintang Pegasus merupakan satu diantara 88 rasi bintang kekinian, namun juga satu diantara 48 rasi bintang yang didaftar oleh Ptolemy.