Cerita Mitos Pegasus Yunani

Pegasus yakni seekor kuda jantan bersayap yang yakni putra Poseidon dan Medusa dalam mitologi Yunani. Poseidon memerkosa Medusa sampai-sampai Athena mengolah Medusa menjadi monster. Pegasus tidak sedikit ditemui di dalam karya-karya seni bagus Yunani, Romawi maupun Mesopotamia. Pegasus yakni makhluk yang bentuknya mencerminkan adanya kekerabatan antara dewa-dewa dan iblis atau monster di dalam dunia kuno dan dunia klasik.

Cerita Mitos Pegasus Yunani

Pegasus menolong Bellerofon sang pahlawan dalam konfrontasinya melawan Chimaera dan bangsa Amazon. Suatu saat, Bellerofon mengupayakan menerbangkan pegasus ke Olympus sehingga semua dewa menghukumnya dan menjatuhkan Bellerofon dari Pegasus. Sejak ketika itu, Pegasus menjadi pembawa petir guna Zeus.

Pegasus dan mata air

Di manapun pegasus menghentakan kakinya ke bumi, munculah sumber mata air. Salah satunya yakni di Gunung Helikon, yang dinamakan Hippokrene, dan Poseidon menyuruh slot 888 gunung urusan yang demikian agar tak membengkak dengan lagu Musai; sedangkan mata air lainnya terdapat di Troezen. Hesiod mencerminkan bahwa Pegasus sedang minum dengan tenang di di antara mata air ketika Bellerofon menangkapnya. Hesiod pun menuliskan bahwa Pegasus membawakan petir Zeus.

Cerita Tentang Pegasus

Kisah kelahiran Pegasus tak terlepas dari kekerabatan Poseidon dan Medusa. Kala itu, Medusa diketahui sebagai di antara dewi tercantik yang diperebutkan semua dewa. Sampai akibatnya, Poseidon sukses menaklukan hati Medusa dan menggarap kekerabatan badan di kuil suci kepunyaan dewi Athena.

Mengetahui urusan hal yang demikian, Athena naik pitam dan mengutuk Medusa menjadi makhluk mencekam yang dinamakan Gorgon. Kemudian, Perseus diutus guna membunuh Medusa yang sudah pulang menjadi dewi berbulu ular. Perseus sukses memenggal kepala Medusa dan membawanya ke hadapan dewi Athena. Medusa yang sedang berisi buah hati-buah hati dari Poseidon, kemudian tiba-tiba mencetuskan Pegasus dan Chysaor ketika Perseus mencukur kepalanya.

Simbolisme Pegasus berubah seiring waktu dan sering terlihat dari beberapa perusahaan seperti situs slot gampang menang. Simbolik kearifan dan ketenaran dari Abad Pertengahan sampai Renaissance, Pegasus menjadi sehubungan dengan puisi selama abad ke-19, sebagai sumber mata air dari mana semua penyair menerima ilham mereka. Pegasus yakni subjek ikonografi yang betul-betul kaya, khususnya di seluruh tembikar dan lukisan Yunani kuno dan patung-patung Renaissance. Hipotesis sudah dikemukakan mengenai kekerabatan antara Pegasus dan Muses, dewa Athena, Poseidon, Zeus, Apollo, dan pahlawan Perseus.

Sama laksana unicorn, pegasus pun mempunyai kesaktian, yakni di manapun pegasus menghentakkan kaki di suatu wilayah di Bumi, karenanya bakal timbul mata air di wilayah itu.

Pegasus juga jadi lambang dalam sebuah permainan Situs Judi Online Slot loh, apalagi kalau dalam permainan Slot ini menghadirkan karakter-karakter dewa seperti Zeus, Poseidon, Hades, hingga Hercules.